Tips Menjaga Keharmonisan Hubungan Intim

Kasak KusuK - Hungarian intim pasangan suami istri tidak selamanya baik, kadang-kadang ada saja waktu dimana kehidupan seks menjadi sangat membosankan, apalagi bagi mereka yang sudah menikah belasan tahun lamanya. Berikut ini beberapa kiat untuk menjaga keharmonisan hubungan intim dengan pasangan:


Biasakan membuat Jadwal Bercinta
Seks spontan memang tidak ada salahnya dilakukan. Namun terkadang aktivitas itu bisa jadi tak menyenangkan terutama jika Anda atau pasangan sebenarnya merasa tidak mood. Menurut The 30-Day Sex Solution, seorang ibu tiga anak yang semuanya masih berusia di bawah 10 tahun dan sudah menikah selama dua tahun, menjadwalkan seks bisa jadi cara terbaik untuk mendapatkan kehidupan seks yang memuaskan. Dengan membuat jadwal, aku jadi tidak punya alasan untuk tidak bercinta, seperti lelah setelah bekerja atau mengurus anak. Seks yang sudah dijadwalkan juga membuat pasangan bisa mempersiapkan diri. Dengan jadwal tersebut, Anda dan pasangan pun bisa membangun mood untuk bercinta. Untuk pasangan yang sudah lama menikah, merencakan hal romantis bisa menghasilkan pengalaman bercinta yang lebih baik.

Mengunci Pintu Kamar
Masih kesaksian dalam buku The 30-Day Sex Solution, Jennifer Flanders yang sudah menikah selama 24 tahun dan memiliki 12 anak, mengatakan, mengunci pintu kamar adalah hal wajib yang ia lakukan sebelum bercinta. Ia juga mencoba mengajarkan pada anak-anaknya untuk selalu mengetuk pintu sebelum masuk. Setiap pasangan memang perlu memperhatikan lingkungan dan membuat kondisi yang nyaman untuk mendapatkan seks yang memuaskan. Untuk pasangan lain, bisa jadi bukan hanya mengunci pintu saja yang dibutuhkan untuk membangun mood bercinta. Menjauhkan peralatan elektronik seperti televisi dan handphone juga perlu dilakukan.

Nikmat dan manfaatkan Quick Sex
Saat pasangan suami-istri baru dikaruniai anak, seks bisa jadi salah satu aktivitas yang sulit untuk dilakukan. Ketika masa kritis itu, mereka pun mulai mencari cara bagaimana agar tetap menjaga kehidupan seks tersebut. Salah satu solusinya adalah quickie. Therapist pernikahan Sharon Gilchrest O’Neill mengatakan, jika sebelumnya Anda tak suka quickie karena perlu membangun mood dulu untuk bercinta, kini jangan anggah remeh kekuatan antara tubuh dan pikiran. Saat mencoba bercinta quickie, bayangkan saja momen ketika Anda dan pasangan melakukan seks yang menggairahkan.

Selalu mencoba hal-hal Baru
Anda sebaiknya menemukan keseimbangan antara menjadi petualang atau konvensional, kalau terlalu konvensional, bercinta hanya dengan posisi misionaris, bisa jadi membosankan. Namun jika terlalu bereksperimen, pasangan atau anda sendiri bisa merasa tidak nyaman dan malah mengurangi keintiman dengan pasangan. Jadi cobalah bereksperimen dengan pasangan, mulai dari mencoba posisi, tempat baru sampai aneka alat bantu bercinta. Khusus untuk tempat baru, dalam suatu kesempatan khusus tidak ada salahnya Anda mencoba bercinta selain di rumah.

Berusaha Untuk Tidak Menolak Seks
Banyak alasan yang dipakai pasangan untuk menghindari seks, seperti sakit kepala, stres, lelah atau marah. Padahal alasan itu justru yang harus membuat orang menjadikan seks sebagai prioritas, padahal seks justru bisa jadi obat sakit kepala, mengurangi stres, membuat tidur lebih nyenyak dan membuat kemarahan mereda. Jadi ketimbang menolak seks, usahakan agar Anda bisa menemukan cara bagaimana agar bisa menikmati aktivitas tersebut.

Menjaga Kesehatan dan Penampilan
Dengan menjaga penampilan dan kesehatan, hal itu bisa menjaga mood atau gairah pasangan pada Anda. Namun menjaga dua hal tersebut juga bukan untuk pasangan saja. Anda perlu melakukannya untuk diri sendiri. Dengan memiliki penampilan dan tubuh yang sehat, percaya diri pun akan terbangun. Sedangkan untuk kesehatan, hal itu perlu dijaga agar libido tidak terganggu karena jika merasa tidak sehat, lelah, sakit atau tidak punya energi, Anda jadi tidak termotivasi untuk melakukan aktivitas bercinta secara rutin.

Menjaga Komunikasi dan Kepercayaan
Tidak ada cara yang lebih baik untuk memahami keinginan pasangan selain dengan berkomunikasi. Jadi, sebaiknya Anda atau pasangan jangan pernah berasumsi soal apa yang disukai atau tidak disukai. Lakukan komunikasi itu saat kalian tidak sedang bercinta, di waktu yang santai. Katakan penyesuaian apa saja yang perlu dilakukan untuk membuat agenda bercinta jadi lebih menyenangkan. Sedangkan Kepercayaan tidak kalah penting berperan dalam keharmonisan seksual. Jika pasangan Anda bukan orang yang dapat dipercaya, Anda pun akan enggan untuk membuka diri saat berhubungan intim dengannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar