Cerita Dewasa | Di Balik Jilbab Nizah Yang Begitu Menggairahkan

KasaK KusuK - Pengalaman ini pernah aku alami dan menjadi cerita dalam seumur hidupku yang membuatku merasakan sesuatu yang baru dari kenikmatan birahi. Kenikmatan birahi ini pertama aku rasakan ketika aku dan teman perempuanku yang sama-sama masih menjalani kuliah di semester 4 di salah satu universitas swasta di "xxxxxxx" dipertemukan untuk berbincang-bincang. Sebut saja nizah { nama samaran }, dia adalah teman satu kelas-ku. Dia perempuan yang cantik, berkulit putih, tinggi,

tubuh sexy terlihat jelas dibalik pakaian anggun yg dikenakannya, sedikit ketat mengukuti lengkungan buah dada yang terlihat menonjol dan mebuat dadaku deg-deg-an ketika kerap aku memperhatikannya dari kejauhan. Pakaian rock panjang juga menghiasi lunggak lenggok pantatnya yg aduhai sexy-nya ketika tak sengaja aku melihat saat berjalan di belakangnya. Jelas ini membuatku sedikit horny, dan anu-ku menjadi berontak dalam slempak.

Pemandangan yang menggairahkan hasrat ini sering aku alami sejak semester pertama aku berkenalan dengan nizah. Aku sadar Hasrat ini hanya angan-angan semata walaupun terkadang aku sering berfantasi membayangkan bisa menyentuh dada-nya yang sexy dan membelai pantatnya yang berisi. Di semester 4 itu aku dan Nizah mulai dekat dan semakin akrab, dikarenakan kita sering berjumpa di kelas yang sama dan kebetulan sering menjadi satu kelompok jika ada tugas dari Perkuliahan.
Kedekatanku dengan Nizah sangat menguntungkan-ku. Aku bisa memandangi keindahan dan kesexian diri-nya sesuka ku karena begitu dekat posisiku dengan dia baik saat berbincang-bincang ataupun saat kita diskusi. ketika itu ada sesuatu yang masih membuatku penasaran dari teman perempuanku ini. Hasrat-ku semakin menggebu-gebu ketika kupandangi kerudungnya yang selalu kerap dia kenakan. Rasa penasaranku bertambah ingin tahu seperti apa panjang rambutnya karena belum pernah aku melihat nizah tak pakai kerudung.
Seperti biasa di ruangan kelas sembunyi-sembunyi aku memandanginya tanpa sepengetahuan nizah ataupun tema-teman lainnya. Ku pandangi kerudungnya yang berwarna ungu, mungkin itu adalah warna kesukaannya karena setiap aku perhatikan kerudung-kerudung-nya selalu bercorak ungu, terlihat sesuatu yang menonjol dari balik kerudungnya bagian belakang, pikirku itu mungkin rambutnya yang diikat sehingga saat ditutupi kerudung maka terlihat menonjol. Saat ku pandangi itu, hasrat birahi-ku entah kenapa semakin memanas.
Terbayangkan dalam otak mesum-ku nizah memiliki rambut panjang lurus, lebat dan menggairahkan, berfantasi aku bisa membelai rambtnya itu. Saat itu fantasi ku tentang nizah terbuyarkan karena suara bel berbunyi tanda jam kuliah sudah habis. Saat ku membereskan buku tiba-tiba ada yang mendekatiku dan menyapaku, " Hai Kiki? ". saat aku melihatnya tak ku sangka ternyata nizah. Ini membuatku kaget dan sedikit gugup, " Hai juga ". aku membalas sapa-nya. "Ada apa nizah ko km belum pulang ?" tanya-ku kepadanya.
" Ki, kebetulan tugas-ku belum selesai, aku bingung nih gak bisa beresin tugasnya kalau sendiri, kira-kira kiki bisa bantu gak? kalau kiki gak keberatan, sekarang kiki ke kosn nizah ya", Pinta Nizah ke Aku. Saat kudu dengar permintaannya untuk aku bisa datang ke kosn-nya membuatku tak percaya dan dadaku semakin deg-deg-an, tanpa pikir panjang lagi aku langsung menyanggupinya. "Ok nizah, dengan senang hati, kebetulan aku g ada kegiatan apa-apa lagi". Aku dan nizah langsung berangkat bareng ke kosn-nya.
Setibanya di sana kosn yang berukuran tidak begitu besar hanya berukuran 3 x 4 m dihiasi pernah pernik khas kamar perempuan dengan aroma parpum yang membuatku semakin deg-deg-an lagi, kebetulan Ibu kost lagi ke luar kota dan di kosn hanya nizah saja sendiri. Keadaan ini membuat hatiku bahagia sekali karena bisa lama-lama dengan nizah di kamar kosn-nya tanpa takut dimarahi ibu kosn. Hasratku mulai memanas saat aku duduk untuk pertama kali-nya di kosn nizah.
Kami tidak langsung mengerjakan tugas tetapi berbincang -bincang terlebih dahulu sambil istirahat sejenak karena perjalanan yang cukup melelahkan dari kampus ke kosn yang lumayan jauh. " Ki, silahkan diminum dulu air nya, kamu pasti lelah kan?",Nizah menyodori aku air minum. " Makasih Nizah" ucapku." wah enak juga ya kosn perempuan, bersih sama rapih beda sama kosn cwo yang sering berantakan ?", basa-basi-ku ke nizah. " Ah biasa ajah ki, cuman aku sering rapiin dulu kmr ku ini sebelum berangkat ke kampus".
ujar nizah ke aku sambil tersenyum manis ".
Teringat bayangku dikelas tentang rambut di balik kerudung Nizah dan saat di kosn-nya penasaranku semakin menjadi-jadi. Aku-pun memberanikan diri untuk basa-basi bertanya ke Nizah dengan harapan nizah segera membuka kerudungnya supaya aku bisa menikmati keindahan rambutnya. " Nizah sebenernya itu apa sih di balik kerudung kamu, aku liat ada yang monjol di bagian belakang kerudungnya", ucap ku ke Nizah dengan sedikit gaya polos. Nizah pun langsung merespon,
" Oo ini Rambut aku yang aku iket supaya g gerah jadi memang bakal keliatan menonjol ", jawab Nizah sambil memegang tonjolan rambut-nya. Aku pun tak sabar dalam anganku pengen mencoba memegang tonjolan rambut Nizah itu yang ada di balik kerudungnya seperti tonjolan anu-ku di balik celana ku yang sudah horny. Aku pun Langsung berucap " Oo pantesan y keliatan menonjol di balik kerudungnya, Jadi pengen Nyobain pegang, Boleh g Nizah "?, ucapku ke Nizah dengan sedikit becanda. Nizah-pun merespon,"
Ah kiki ada-ada aja, ya boleh sekalian bukain kerudung aku ya ?" sambil menghampiriku dan duduk di depan-ku sambil membelakangi-ku. Aku Pun tak mensia-sia kan kesempatan itu yang membuat hati ku dan hasratku birahi-ku melambung tinggi. Saat aku duduk di belakang dia dengan jarak hanya beberapa cm saja aku mulai sedikit meremas-remas tonjolan rambut yang diikat di balik kerudungnya, Aku mulai mencium-cium tonjolan itu, wangi sekali kerudungnya. Nizah mulai menyadari kalau aku ...
sedang horny dan dia membiarkan
aksiku itu. Akal sehat ku sudah total menghilang dari otak-ku dan semuanya dipenuhi nafsu birahi yang memanas. Aku mulai membuka kerudunganya perlahan-lahan dan kulihat rambut panjangnya mulai tergerai dengan masih diikat seperti ekor kuda, tercium wangi rambutnya dan mendorongku mencium rambtunya dan menghirup wanginya, terlihat pundak yang putih dihiasi helaian rmbt di atasnya, aku pun langsung menciuminya sambil membelai rmbtnya yang penjang. tangan ku tidak diam di situ saja, saat ku ciumi rambtnya ,
tangan ku Mulai memeluk dia dari belakang, kedua tangan ku masuh ke bawah kedua lengah Nizah dan Aku mulai menjelajah Tonjolan Buah dada-nya kemudian meremas-remasnya, terasa empuk, kenyal dan aksi-ku membuat nizah mendesah dan merangsang dahsyat.
Di sela-sela suara desahan nizah, dia bilang " ki kamu ternyata nakal juga tapi enak juga nich, jangan bilang-bilang ya".. ah.. ah ah..". Aku pun langsung meyakininya " Tenang aja nizah, ini rahasia kita berdua, maafin aku ya, soalnya aku g tahan dengan kesexian mu ". ucapku ke nizah". Nizah pun pasrah dengan merespon" Iya Sayang". Dengan kepasrahan Nizah atas aksi Hot ku membuatku merasa semakin bergairah untuk menikmati setiap kenikmatan yang kurasakan dari tubuhnya.
Rambut Nizah yang masih diikat aku coba untuk melepasnya, pemandangan yang begitu indah ketika rambutnya terurai panjang menggairahkanku, aku belai-belai dan kuciumi rambut wanginya. Aksi ku tidak pusa di situ saja, Aku mengajak Nizah untuk berdiri, Dia pun menuruti kemanuanku, setelah Nizah berdiri posisiku tetap di belakang Nizah, Ku pandangi sejenak Pantat yang sangat berisi, Ku mulai menyentuh dan meremas-remasnya, lagi-lagi Nizah mendesah, "ah..ahhh.. hmmm.. enak sayang".
Kenikmatan itu semakin terasa tidak puas, aku pun menurunkan rock panjangnya dari pantat Nizah yang aku remas-remas. Terlihat CD Nizah berwarna merah muda semakin membuatku tak sabar menerbangkan burungku untuk hinggap di sana. Aku pun segera membuka celana jeans yang ku pakai sekaligus celana dalam ku, kontol ku menegang, tegak berdiri. Nizah pun penasaran dengan malu-malu mengocok kontolku. tapi tiu tidak lama. langsung aku buka bajunya sekaligus BH nya.
Terimakasih Anda telah membaca cerita ini. Saya tidak menyangka ternyata situs yg sudah aku tinggalkan hampir 2 tahun ini sudah memiliki banyak pengunjung hingga 12 ribuan. Saya sekarang sudah lulus kuliah dan saya sudah bertaubat dgn kesalahan masa lalu termasuk yg saya ceritakan di sini. Dengan saya bertaubat akhirnya cita cita saya tercapai. Kini saya berhasil jadi pengusaha sukses. Omset jutaan rupiah per hari sudah saya dafatkan.

Cerita Seks | Akhwat Kampus Jilbaber

KasaK Kusuk - Hujan turun deras sekali penglihatan sedikit kabur karena kaca mobil tertutup embun yang menempel dikaca depan. AC kunyalakan walaupun udara terasa dingin menusuk tulang. Saat itu sudah jam 7.30 pagi jadi sudah tak mungkin lagi menunda untuk berangkat kekantor apalagi jam 8.00 ada janji meeting dengan client. Mobil kujalankan pelan dan hati hati, maklum jalan didepan rumah tidak begitu lebar.

Dari rumah ke jalan raya tidaklah begitu jauh setelah satu tikungan kekiri maka akan kelihatan sebuah kaca spion besar warna merah diperempatan jalan dan itulah jalan raya yang akan membawa arah perjalananku menuju kantor. Persis ditikungan sebelah kiri
didepan sebuah wartel seseorang melambaikan tangan meminta aku berhenti untuk minta tumpangan. Aku tidak bisa melihat dengan jelas wajahnya karena terhalang hujan yang sangat deras, tetapi mengenakan jilbab lebar warna putih yang berkibar-kibar tertiup angin.Sekilas nampak wajahnya sangat cantik,kulit kuning tinggi semampai. Mobil kupelankan, dan tanpa tunggu aba aba lagi dia lansung membuka pintu depan dan duduk disebelahku.

” ma’af Om saya kehujanan, dari tadi nunggu angkot penuh melulu ya dari pada terlambat terpaksa mobil Om ku stop, sorry ya Om “. Dia berkata polos sambil mengibaskan jilbabnya yang basah kuyup kena air hujan.
Saat dia membetulkan jilbabnya di bagian depan,sekilas tanpa sengaja lehernya dan tengkuknya kelihatan, putih bersih .. dan ditumbuhi rambut rambut halus yang mebentuk satu garis lurus ditengahnya.
” Ngak apa apa kok, memang hujan hujan begini angkotnya jadi sulit, apalagi diujung jalan sana biasanya kan banjir, jadi sopir angkot jadi enggan lewat sini”. Aku menjawab seadanya sambil kembali konsentrasi melihat jalan yang sudah digenangi air hujan.

” Om kantornya dimana ? ” dia memecah kesunyian. ” Di daerah kuningan, memangnya kamu habis pulang kuliah nih? dimana ? ” aku bertanya sambil melirik wajahnya. Wow rupanya seorang bidadari muda sedang duduk disebelahku, wajahnya sungguh cantik. Bibirnya tipis kemerahan, hidungnya runcing dan mancung sedangkan alis matanya hitam melengkung tipis diatas matanya yang bulat bersinar.Terhias oleh kerudung putih bersih, mengenakan jubah atau baju panjang terusan sampai mata kaki.
Dalam hati aku bertanya- tanya..wah..seperti apa nih tubuhnya kalo telanjang? Aku sedikit gugup dan kehilangan konsentrasi, mobil tiba tiba memasuki genangan air yang cukup dalam. Air terbelah dua dan muncrat kepinggir seperti gulungan ombak pantai selatan. ” Hati hati Om, banyak genangan dan licin! Kita bisa slip nih ” dia mengingatkan sambil menepuk pundakku. ” I I I ii ya ” jawabku sedikit tergagap. ” Kamu kuliah di dimana ? ” ku ulangi pertanyaan yang belum dia jawab sekedar menghilangkan rasa kaget dan gugup yang datang tiba tiba. Perempuan memang maKhluk yang luar biasa, aku sudah terbiasa menghadapi banyak ragam perempuan, mulai dari yang centil di karaoke, yang kenes di bar-bar sampai mantan pacar dirumah, tetapi kok aku tiba tiba seperti menjadi seperti seekor tikus di incar kucing dihadapan seorang gadis berjilbab.Maklum…aku tak biasa bergaul dengan wanita berjilbab,terlebih mahasiswa seperti gadis di sampingku sekarang ini.

Sebab menurut pengetahuanku,gadis berjilbab adalah gadis suci yang alim,bersih,dan tak ternoda. Aku merasa kehilangan bahan pembicaraan , padahal dikantor aku terkenal tukang bikin ketawa dengan omonganku yang suka ngelantur. ” Di .. ” dia menyebutkan sebuah Universitas di kota Yogya ini. didaerah Yogya Utara. ” O, kalau begitu kamu bisa ikut sampai deket kaliurang nih, nanti tinggal nyambung naik metromini ” Rasa gugupku mulai hilang, pengalaman sebagai tukang cipoak berhasil mengontrol dan mengembalikan rasa percaya diriku. ” Makasih Om, kalau sudah sampai situ sih , jalan kaki juga ngak jauh kok ” E ngomong ngomong kamu tinggal dimana sih, kok rasanya saya ngak pernah lihat kamu selama ini “. ” Terang aja ngak pernah Om, orang aku baru pindah kok ” Dulu aku sekolah di Kudus sama Ibu,tapi karena keterima kuliah di Yogya,,aKhirnya kami pindahj ke Yogya” dia terdiam dan kelihatan wajahnya seperti menyembunyikan sesuatu, apalagi aku dan dia sama sekali belum berkenalan. ” Oh .. pantas aja dong, e ee nama mu siapa ” aku bertanya tiba tiba agar dia tidak merasa jengah karena aku tau dia tidak mau meneruskan cerita tentang masa lalunya di Kudus sana. ” Nurul Om, Nurul Khomsiyah.”sesekali ia mengusap wajahnya yg masih basah kedinginan, sambil sesekali menarik baju panjangnya agar tak menempel dan mencetak bentuk tubuhnya. “Wah itu betul betul sebuah nama yang pas buat kamu ” aku mulai melepaskan tembakan pertama sambil tersenyum semanis mungkin, ha ha ha ha ha awas ada semut. ” Ah.. Om bisa aja ” dia menjawab sambil tersipu. Woooooouuuuu .

Hatiku meronta melihat rona pipinya yang tiba tiba memerah bak awan senja diufuk barat ” Awan diufuk barat merah apa kuning ya !!!!! sebodoh amatlah .. ” Tolong ambilkan uang di box dibawah tape itu Khom, buat kasih pengamen. Dia menundukkan badan untuk menjangkau uang dalam didalam box , aku melirik kekiri, tiba tiba pemandangan indah terbentang disela sela jilbab panjangnya,tersingkap sehingga keliatan agak membuka kerah bajunya. BH ukuran sedang terisi dengan sempurna oleh gelembung payudara yang kelihatan tambah putih dibalik baju muslimahnya ” Yang ini Om oup ” tiba tiba dia menyadari aku sedang menatap kedua payudaranya yang kelihatan jelas dari balik kancing baju yang terbuka diurutan paling atas. ” Ma af, . iya yang itu.. yang lima ribuan ” aku menjawab sambil memalingkan muka dan lansung menginjak rem karena mobil didepan berhenti tiba tiba. Tangan kanannya yang tadinya akan menutup kerah baju tiba tiba menggapai sesuatu untuk pegangan agar dia tidak terantuk ke dashboard mobil yang kurem secara mendadak. Kali ini dia berteriak kecil ” Ma af Om a aa aaku ngak sengaja ” tiba tiba dia menutup muka dengan kedua tangannya karena malu dan jengah, soalnya sewaktu mencari tempat berpegangan tadi, tangannya masuk kesela sela pahaku dan dia memegang sesuatu yang sedang bergerak tumbuh menjadi keras nun dibalik cd ku.

Aku merasakan hentakan yang luar biasa keluar dari pangkal pahaku menjalar ke batang penis dan terus bergerak bagai kilat ke arah kepalanya, gerakan itu begitu dahsyat dan tiba tiba akibat terpegang oleh tangan halus gadis berjilbab ini.Jilbab lebar warna putih,sepadan dengan jubah muslimah warna biru tua kembang2,wow…cantik nian gadis ini. Ruisleting celana ku seperti didorong sesuatu sehingga menonjol runcing kedepan dan hapir mentok di stir mobil. Alah mak. Jan kepalaku atas bawah berdenyut kencang, tetapi klakson mobil dibelakang mengejutkan aku agar segera memberi jalan. ” Oi .., pacaran jangan di jalan, no pergi ke Kaliurang” sisopir mengumpat sambil menyebutkan sebuah nama pantai yang terkenal sebagai surganya mobil goyang. Itu adalah awal perkenalanku dengan Khomsiyah, gadis Kudus mahasiswi semester 2 di Yogya ini. Semenjak itu hampir tiap pagi Khomsiyah dengan setia menunggu didepan wartel untuk berangkat bareng dengan mobilku.Wajahnya yang teramat cantik dihias jilbab yang kadang berkibar,menanbah pesona dan kecantikannya.

Kami mulai bercerita tentang keadaan masing masing, rupanya dia pindah ke Yogya ikut pamannya karena orang tuanya bercerai dan Ibunya tidak sanggup membiayai sekolahnya. Di Jakarta dia hidup sangat prihatin, maklum tinggal dengan orang lain walaupun dia paman sendiri tetapi tentu saja sipaman akan lebih memperhatikan kepentingan anak serta istKhomya terlebih dahulu sebelum buat si Khomsiyah.Hampir tiap hari dia hanya dibekali uang yang hanya cukup buat ongkos angkot sedangkan buat jajan dan lain lain adalah suatu kemewahan kalau memang lagi ada. Tugasku sebagai salah satu manager dengan bisa kutinggalkan 1 atau 2 jam toh ada sekretaris yang ngurusin. Aku juga tidak menegerti kenapa Khomsiyah jadi begitu dekat denganku, kami jalan bersama, nonton makan dan adakalanya dia minta dibeliin sesuatu, seperti baju ataupun parfum. Tetapi itu tidak terlalu seKhomg yang paling dia harapkan dari aku adalah perhatian karena pernah satu hari dia terus terang bicara. ” Om maaf ya kalau 2 minggu kemaren Khom ngak nemui Om dan juga sama sekali ngak ngasih kabar ” dia berhenti sejenak sambil menatap aku, saat itu kami sedang berjalan dipantai parangtritis, dia memegang erat lenganku sambil menyandarkan kepalanya.Tanpa dia sadari tangan kiriku sudah berulangkali menyentuh ujung payudaranya apalagi ketika dia semakin erat merangkul. Payudara itu begitu kenyal,walah terhalang jilbab dan terbungkus jubah panjang muslimahnya, dan kelelakianku tiba tiba mulai terusik. ” Memangnya ada apa ” aku menjawab sambil mengajak dia duduk disebuah bangku tembok dibawah pohon kelapa. ” Tadinya Khomsiyah sudah mau berhenti kuliah habisnya uang udah 2 bulan tidak dikirim,dan buat beli buku juga ngak punya “. Dia merenung sambil memandang jauh ketengah laut yang ditaburi kerlap kerlip lampu nelayan dan sesekali kelihatan lampu pesawat yang hendak turun di bandara adisucipto. ” O .. itu masalahnya, lantas kenapa kamu ngak ngomong aja sama Om ” ” Ngak enak Om, ntar dikirain saya matre lagi..” dia menjawab sambil tersenyum. ” Khom… gini aja deh, kamu kan udah tau kalau Om mau Bantu kamu, tapi kalau kamu ngak bilang,.. ya terang aja Om ngak tau ! iya yoh ? “” Makasih Om .. terus terang memang Khom mau minta tolong Om untuk yang satu ini. Om ngak usah mikiKhom mau Bantu yang lain deh, tapi aku akan berterimakasih sekali kalau Om bisa menyelamatkan kuliahku itu aja.”

Dia tertunduk, wajahnya begitu sendu dan sorot matanya hampa tanpa gairah. Aku begitu terenyuh melihat seorang Nurul Khomsiyah,gadis cantik berjilab yang hari haKhomya seharusnya dihiasi oleh tawa ceria dan penuh optimisme ternyata harus menanggung beban demikian berat. ” Oup .” Khom berteriak kecil karena kaget ketika wajahnya kutiup untuk memutus siklus lamunannya. ” Om nakal ya.. ” dia menepuk bahuku dengan mesra dan aKhirnya malah memeluk aku. Bau harum tubuhnya memenuhi rongga hidungku dan membangkitkan keinginan untuk balas memeluknya. Kuraih bahu kiKhomya kurebah kan dia dia atas kedua pahaku, dia sedikit kaget, ingin menolak tetapi itu terjadi demikian cepatnya. AKhirnya Khomsiyah meraih tangan kiriku dan entah sengaja atu tidak tanganku didekap erat didadanya. Oooooooh lembutnya daging itu, payudara muda yang masih segar dan ranum telah mengalirkan sensasi elektrik ribuan vol kesekujur tubuhku. Aku yakin Khomsiyah merasakan sesuatu yang bergerak menyentuh punggungnya, karena posisi tidurnya persis tepat di atas batang penisku. Aku tahu itu karea Khomsiyah berusaha mengangkat pungungnya untuk kembali duduk dan wajahnya kelihatan memerahmalu. Tapi dengan lembut gerakan duduknya kutahan dengan menekan dadanya.

” Khom udah tidur aja nih Om kipasin biar ngak gerah” aku hanya sekedar bicara karena jujur aja otakku sudah ditaburi bayangan lain yang lebih seru. Tapi kuyakinkan diriku ” Ini si Khomsiyah yang sama sekali belum berpengalaman, sedikit saja kamu salah langkah akan bubar semuanya . Sabar .sabar, gunung ngak usah dikejar emang dia ngak pernah lari kok”. Dia kembali tidur dipangkuanku dan sekarang dia malah membiarkan tanganku menelusup ke balik jilbab putihnya,menekan ke dua payudaranya. Kulihat nafasnya mulai tidak beraturan ketika pelan pelan tanganku bersentuhan dengan pucuk payudaranya. Ini adalah pengalaman pertama buat payudaranya disentuh tubuh laki laki. Walaupun itu hanya dari balik baju dan BH, tetapi buat Khjomsiyah,gadis berjilbabyg alim ini yang baru pertama merasakan, sudah membuat dia sulit bernafas karena mulai terangsang. ” Khom kita pulang yok , udah jam 8 nanti pamanmu bingung dan lapor i’. Kataku sambil bercanda. ” Nati aja Om. bentar lagi, Khom masih ingin disini 2 jam lagi.” dia makin erat memelukku. ” Oupt besok besok kita bisa jalan kesini lagi, tapi kalau kamu dimarahin karena terlambat pulang, ya.. kita akan kesulitan untuk jalan jalan lagi.”. aku berkata sambil mebangunkan Khomsiyah dari pangkuanku. ” Ok deh Om. ” dan secepat kilat dia mengecup pipiku aku hanya bisa terdiam kaget, karena ngak nyangka. Persis kayak kagetnya Bush ketika WTC di bom Alqaedah.

” Lho kok bengong Om katanya mo pulang ayo ” Khomasiyah menarik tanganku. ” Ayok ” kami berjalan berdekapan. Hari berlalu, hari itu hari Jumat dan Khomsiyah memberitahuku agar aku menemuinya di tempat biasa kami ketemu, disebuah wartel dibawah kantorku jam 4 sore.Aku sampai disitu persis jam 4, tapi aku ngak lihat batang hidungnya si Khomsiyah, tiba tiba ada bisikan lembut dibelakang kupingku. ” Surprise. ” aku sempat ngak percaya dengan apa yang kulihat. Seorang wanita cantik berjilbab dengan rok panjang warna hitam,berjilbab merah muda, berkaos ketat, berdiri didepanku. Pahanya yang panjang dan mulus terlihat jelas dibalik balutan rok panjangnya. Disela pahanya tergambar jelas belahan kewanitaan yang belum pernah tersentuh laki laki. Kaos ketat mempertegas beberadaan dua gunung kembar didadanya, sedangkan bagian bawah kaos yang sedikit pendek memperlihatkan kulit putih, bersih dan dihiasi sebuah tahi lalat kecil tepat di bawah pusar . Oh . Sungguh pemandangan yang indah dan langka.Gadis cantik berjilbab namun….wow sexy sekali..I like it..!!! ” Jangan ngliatin gitu dong Om.! emangnya ngak pernah lihat orang pakai cantik?” Sorry, Khom .. kamu luar biasa, membuat Om jadi linglung “.” Ah jangan ngerayu ah” ” Ngak kok, hei kenapa tiba tiba kamu tampil beda begini ?” aku bertanya sambil menggamit tangannya untuk mencari tempat duduk. ” E h e m.ada yang lupa rupanya, hari Ini ulang tahun yang ke 23 lho….” Eh ingat kita lagi di wartel. tuh lihat tuh orang orang pada mandangin kamu.”" Sorry lah .. , habisnya hanya dengan Om aku bisa berbagi rasa jadi jangan salahkan daku kalau ngak bisa nahan diri”.” Khom , ngak enak dilihatin tuh ” aku berlagak alim lah dikit. ” Justru karena banyak yang lihatin Khomsiyah brani nyium Om, kalau ditempat yang sepi .. wah bisa bahaya dong.

Dia mencubit hidungku dengan gemas.Aku bisa menduga isi fikiran orang orang disekitar kami ” Lha ini bapak sama anak atau Om sama ..pacar mudanya ya !” Mereka ngak salah, Khomsiyah adalah seorang gadis cantik yang sedang mekar, sedangkan aku adalah laki laki ” Tua sih belum tapi muda udah lewat ” ibarat mangga udah mengkal kata orang Betawi , udah ngak enak dirujak. Tapi waktu, tempat dan kesempatan mempertemukan kami sehingga membuat kehidupan saling mengisi dan malah sudah saling membutuhkan. Aku butuh semangat dan gairah muda yang berkobar dari Khomsiyah sedangkan dia butuh tempat berlindung yang kokoh dan teduh dari aku.. klop deeeeh. ” Hei jangan nglamun ” Khomsiyah mencubit pahaku ketika pelayan sudah berdiri tepat didepanku tapi aku tidak menghiraukannya.

Kami masuk ke warung cafe sebelah,danh oh oh iya Mbak .es jeruk buat aku dan klapa kopyor itu buat dia ” aku memberitahu mbak pelayan sambil menunjuk Khiomsiyah. ” Om . Kalau kali ini Khom minta sesuatu boleh ngak ! ” ” Kenapa tidakkalau Om sanggup pasti Om kabulkan” ” Sebetulnya Khomsiyah mau memberikan satu hadiah spe buat Om tapi sebelumnya Khomsiyah minta sesuatu dulu gimana Om ?”.” Ok ngak masalah”,. Jawab ku sambil mempersilahkan dia minum. ” Khom tau kok, Om ngak pernah mau ngerayain HUT Om , tapi kali ini Khom minta sebagai hadih juga buat Khom kita rayain ya ! “. Kulihat wajahnya sangat berharap. Betul sekali, aku mamang paling ngak suka dengan yang namanya pesta HUT gitu, jadi wajar saja kalau aku lupa hari itu aku sebetulnya ulang tahun,yang ternyata bersamaan dengan ulanmg tahun Khomsiyah. ” Well kita mau ngerayain seperti apa, dimana degan siapa aja Khom ? ” ” Maksud Khom kita rayain berdua aja, gimana kalau kita cari tempat yang jauh dari keramayan agar lebih leluasa ? kayak dipantai gitu ! ” belum sempat kujawab Khomsiyah sudah ngrocos lagi.” Jangan kawatir, Khomsiyah tadi udah pamit mau nginap dirumah teman sama paman ” Dia seperti bisa membaca jalan fikiranku. ” OK apa kita mau ke Parangtritis” Jangan Om disana terlalu ramai, Khomsiyah ingin ke Kaliurang.

Setelah telpon kerumah memberitahukan bahwa aku ada rapat dinas, maka kami lansung tancap gas ke Kaliurang. Disitu ada sebuah hotel yang memang sudah tidak terlalu bagus lagi karena termakan usia, tetapi sangat strategis, tempatnya dipinggir jalan raya .Setelah mandi, Khosiyah tidak lagi paklai jean ketat, tetapi rupanya dia sudah siap dengan baju panjangh muslimahnya,lengkap dengan jilbab lebar warna ungu…wow cantik nian gadis ini tidur putih setengah transparan sehingga lekuk tubuh dan tonjolan dadanya begitu jelas. ” Khom Om masih penasaran kamu mau ngasih hadiah spe apa sih sama Om ” aku bertanya sambil telentang ditempat tidur.” Nanti ajadeh.. Om pasti bakal tau juga ” Khom merebahkan diri disamping kanan ku.Tiba tiba kami saling menghadap sehingga wajah kami hampir bersentuhan.

Aroma nafasnya menerpa hidungku dan bau mulutnya yang wangi membuat gelora hasratku terpancing.Bibir gadis berjilbab ini sangaty mungilsan sensual. Kulingkarkan tangan kiriku ketubuhnya, dia diam dan malah memejamkan matanya. Pelan tapi pasti bibirku menyentuh bibir Khom dengan lembut. Khomsiyah seperti tersentak tiba tiba. Tubuhnya sedikit mengigil dan nafasnya jadi memburu. Kuhentikan gerakan bibirku persis diantara kedua bibir nya, ujung lidahku kudorong keluar sedikit demi sedikit dan bibir Ranum itu mulai kujilati dengan penuh perasaan.Aku sengaja mengontrol gerakan dan keinginan ku sedemikian rupa agar ia dapat merasakan suatu sensasi kelembutan yang membuai dan akan membuat dia terhanyut dalam kenikmatan.”Tubuhnya bergetar dan posisi tidurnya tidak lagi menghadap aku tetapi bergerak telentang dalam dekapanku. “Aku segera mengecup kupingnya yg masih tertutup jilbab,sambil pelan2 tanganku menelusup ke balik jilbabnya..mencapai lehernya..mengecup kulit putih tepat leher jenjang itu.Ia mengerang ” Om. geli bulu ……” Ngak papa Khom… ” aku menjawab sambil terus mengerakkan bibir dan lidahku meluncur di lehernya yang jenjang. Leher mulus itu kujilat dengan lembut dan pelan, terus turun.. turun dan Ouh..Baju muslimahnya tiba tiba terbuka dibagian dadanya, buah dada itu begitu ranum, kulitnya putih dan halus, disekitar putingnya berwarna coklat kemerahan, ditumbuhi bintik bintik putih halus melingkar memagari ptuing susunya yang kehitaman dan sudah berdiri egak.

Sungguh satu pemandangan yang sangat indah melihat payudara gadis berjilbab dan baru pertama mengalami ransangan sexual. Bentuknya masih bulat dan padat mebuat aku tidak sanggup lagi menahan diri. Putting muda itu kuhisap dengan lembut dan tubuh ia kembali bergetar . ” Oooouhhhhh Om.. ngak tahan Om.” ” Ngak tahan apanya … Ngak tau Om. ngak tahan aja ” Kalau Khomi ngerasa sesuatu ikutin aja ” aku berkata sambil memutarkan jempol dan telunjukku keputing susunya. ” Om.. terus Om. ” ” Iya Khom.Tanganku makin jauh menelusup ke dalam BH di balik baju muslimahnya.Khom….Semua pakaian Khom kulucuti …jilbab lebar kulepaskan pelan2..baju muslimahnyapun aku lepaskan dengan sangat hatiu2…begitu juga aku..kubuka opakaianku.., kami sekarang telanjang lonjong eh ..bulat. Tubuh putih polos gadis berjilabb sekarang terhidang pasrah dihadapanku. Sementara penisku sudah mulai teler mengeluarkan cairan putih bening pertanda siap tempur.Ia kembali kudekap dengan pelan, penisku kutempatkan persis ditengah belahan vagina ” Ouuuuuuuuuuuuh Om.. Khom jadi basah Om..” ” Iya sayang .. Om Juga ” Kugerakkan pinggulku turun naik penuh irama , pelan pelan penisku menyentuh clitoris Khomsiyah.. ” A aaa duh Om..”

Cengkraman tanga Khomsiyah seperti mau merobek kulit punggungku. Dia mulai teransang dengan hebatnya, matanya sayu dan redup, bibirnya merekah setengah terbuka dan basah oleh hasrat kewanitaan yang minta dipuasi.

Sementara aku mulai merasakan cairan panas mengaliri batang penisku, itu adalah cairan vagina Khom yang keluar bagaikan mata air pegunungan sukabumi., kental dan licin. Kedua tanganku mulai membelai payudara nya,kubelai-belai susu kenyal itu, denga gerakan melingkar bawah keatas dan beraKhir diputingnya yang tegak berdiri. Aku menyadari ini belumlah saat yang tepat untuk melakukan penetrasi, gadis berjilbasb ini harus diberi kenikmatan puncak senggama dengan cara lain, setelah nikmat klimaks itu dia cicipi buat pertama kali didalam hidupnya, barulah hal itu akan kulakukan. Pelan pelan kedua kaki Khomsiyah kudorong kepinggir, sekarang vagina nya terbentang jelas dihadapan penisku. Bulunya sedikit kepirangan ( ngak pernah disampoin kali ) tepat diatas clitorisnya bulu tersebut membentuk lingkaran kecil seakan disiapkan buat tempat pendaratan lidahku.Aku sudah mau menjilat clitoris itu sambil menunduk tapi tiba tiba ” Om jangan dijilat ya Khom pasti ngak tahan, kata teman teman kalau vagina dijilat, Khom pasti lansung klimaks.

. oooouuuuuuh padahal Khom masih kepingin lebih lama ngerasain seperti ini. ” Ku urungkan niat untuk menjilat vagina yang sudah terbuka lebar tersebut. Kulit diseputar vagina itu putih dan bersih, sementara ketika bibir vagima kusibak dengan jariku, kelihatan warna merah membayang dipinggir bibir dan lubang vagina yang sekarang telah dipenuhi cairan putih bening nan wangi. Kakinya kuangkat lebih tinggi dan sedikit mengangkan sehingga bibir vagina Khomsiyah betul betul terbuka menantang penisku. ” Khosiyah sayaang… kita peting aja dulu ya.” “Peting itu apa Om..” ” Nih . begini nih ” Batang penisku kuletakkan persis ditengan tengah bibir vagina Khom dan dengan gerakkan turun naik yang berirama penisku mulai menggosok bibir vagina dan clitoris /Aku merasakan tangan Khomsiyah mulai menekan pinggulku agar batang penisku lebih erat menepel di vaginanya. Gerakkanku semakin cepat dan pingul Khom mulai turn naik seirama tarian dangdut penisku. Lendir vagina Khom semakin banyak membuat penisku dengan leluasa bergerek didekapan vaginanya. Akibat licin dan hangat, serta sensasi clitoris yang tersentuh oleh ujung penisku, aku mulai merasakan gerakan sperma menyeruak ingin menyemprot, kukendalikan diri agar airbah sperma ku jangan tumpah duluan sebelum Khom dapat kupuaskan.

” Oooooooooooommmmmm Khom ngerasa melayang.dan ooooouuuuuh ada yang mendesak dari bawah vaginaku. Ohhhh apa ini kok rasanya seperti ini. Ooooooooooooooommm ngak tahan..Om tolong gosokkan penisnya yang kencang…ooooooooooouhhhhhhhhhhh dia datang ouhhhhhhhhh.. Sebelum Khomsiyah terkulai lemas karena klimaks pertamanya, akupun merasakan gerakan sperma yang tiba tiba kuat menekan dari sela sela kedua torpedoku, terus meniti batang, terus kebagian kepala dan ” oooooooooooooooooOOOOOOOOuuuu sekarang tepat diujung penis OOOuuhhhh ..

Khomsiyah..Ommmmmmmmmmmmmm lepassssssssssssssssssssssssayang. Spermaku muncrat menyirami pusar Khomsiyah yang putih bersih, sperma itu begitu kental seperti ingus yang udah mingguan nginap dihidung., diam dan sama sekali tidak meleleh ke bawah, sekalipun dia dipinggir perut Khomsiyah yang telah tertidur pulas. Jam 12 malam kami terbangun karena lapar, tetapi sebelum bangun tiba tiba aku menyentuh payudara Khomsiyah. Akibatnya Ruar biaa.sa . Khomsiyah lansung teransang dan mencium bibirku penuh semangat. Tak ada pilihan lain biarkan perut menunggu sebentar, toh yang bibawah perut juga kelaparan. Ciuman Khomsiyah kusambut dengan hangat, pelan tapi pasti pergumulan kembali terulang, remas berbalas remas, kecup dibalas kecup, jilat dibayar jilat, dan itulah yang saat ini sedang aku lakukan.

Vagina nya kusibak dengan jariku, ujung lidahku menerobos dengan lembut menuju clitorisnya. Clitoris itu kuhisap bagaikan menghisap puncak es cream, lembut, pelan dan sedikit dijilat dengan ujung lidah. Dengan gerakan tiba tiba ia mebalikkan tubuhku sehingga dia sekarang mengangkangi kepala ku dengan vaginanya dan multnya persis berada didepan penisku. Bibir yang lembut dan basah kurasakan menyentuh lubang kecil diujung penisku” OOOuuhhh jilat terus sayang…… “I yyyyyyy aaaaaaaaaa Om tapi Om jangan diam dong” Aku lupa dengan tugasku karena keasyikan dihisap Lidahku kembali beraksi, kali ini sedikit menerobos kedalam vagina karena posisi ku tepat dibawahnya.

Khomsiyah menggelinjang hebat.. pahanya makin menjepit mukaku, tapi hisapan dan kulumannya dipenisku juga semakin kencang. Kupikir inilah saat nya keperawanan Khomsiyah harus kuambil. Dengan klimaks yang dia rasakan ditambah dengan ransangan yang saat ini dia alami, maka penetrasi pertama ku kedalam vagina kukira tidak akan membuat dia kesakitan. Posisi kurubah, sekarang Khomsiyah telentang tepat dibawahku, kulihat bibirnya masih berlepotan ciran bening penisku, dia mejilat sudut bibirnya dan cairan itupun besih menghilang.

Kakinya terentang membuat posisi vaginanya jelas terbuka, pelan pelan kutempatkan ujung penisku dilubang vagina Khomsiyah tetapi aku masih dian. Aku ingin dia merasakan sensasi dan getaran hangat dari ujung penisku. ” Oooooom ayo dong”, Khomsiyah menyodorkan payudara kiKhomya untuk kuhisap ” Mmmmm . ” aku lansug menghisapnya, tubuh Khom kembali bergetar hebat dan tanpa dia sadari. Ujung runcing penisku pelan pelan telah membuka jalan masuk ke vaginanya. ” Ommmm .. perih” Khomsiyah mendekapku ketika batang penisku telah hampir separuh jalan menuju singasananya. Dinding vagina Khom yang masih perawan terasa menjepit dan menahan gerakan maju penisku, itu mungkin yang mambuat dia merasa sedikit perih. Kutarik penis ku dengan pelan, ujungnya kuarahkan ke Clitorisnya.

Dengan gerakan mencongkel yang lembut ujung penisku beradu dengan clitorisnya. “oooouuuuuuuuOOOOOOOOOO!!!!!, Om aku angak tahan..” “Oh ouhhhh masuk semua ya Om..! rasanya sesak sekali.”

” Masih perih saying ….” kataku berbisik dikupingnya

” Ngak papa OOOmmmm terus aja” ” Nih . OOOOM tusuk ya..” ” Iya OOOOOOOOOOOm ,.. yang dalam Ommmmmmmmm .” ” Iya.. Om udah masuk semua nih, Khomsiyah..Khomsiyah.. ???oh Khom…. terimaksih ya … Sungguh nikmat sekali saya…..ng” ” Iya O…..m ini hadiah istimewa dari Khom. “Ohhhhhhhhhh Om….. Khom ngak tahan .terus Om. yang kencang Om…. Ohhh iya Ommmmmmmmm terus . kayak itu ..aja Ouhhhhhhhhh

Sungguh Bermanfaat Jika Pria Menghisap Payudara Wanita

KasaK KusuK - Ternyata ketika peria khususnya para suami menghisap payudara wanita (istrinya ) akan memberikan manfaat luar biasa ke wanita kamu mau tahu apa aja itu?
Berikut ulasannya ada 6 Manfaat yang perlu anda ketahui :

1. Payudara yg sering dihisap, keseimbangan sistem kardiovaskular kewanitaan nya dpt terjaga.Apabila lelaki menghisap Payudara wanita dalam waktu yg lama, maka degupan jantung wanita dpt meningkat hingga
110 detak/menit.Hal ini boleh menjadi latihan bagus bagi kesehatan jantung.

2.Hisap  Payudara juga dpt membuat berat badan wanita lebih stabil, bahkan berkurang.Hal ini disebabkan, payudara yg dihisap selama 3 menit dpt membakar lemak sekitar 12 kalori.

3. Ingin wajah lebih kencang? Kalau begitu jangan ragu utk lebih sering dihisap payudaranya. Dgn dihisap payudara, maka lebih dari 30 otot wajah wanita bergerak, sehingga berguna utk meningkatkan aliran darah di kulit wajah, dan menghaluskan kulit.

4.Selama ini hisap Payudara dianggap sebagai hal yg kurang sopan/tabu. Tapi pada kenyataanya hisap Pyudara  dpt membuat wanita lebih awet muda, mrpkn obat alami yg merangsang sistem kekebalan tubuh, hasilnya adalah produksi antibodi yg mampu melindungi dari virus.Proses ini disebut cross-imunoterapi.

5. Pada saat Payudara dihisap, biasanya nafas wanita jadi lebih cepat.Rata2 saat hisap Payudara, wanita akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dlm satu menit.Padahal dlm keadaan normal hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan diparu.

6. Payudara yg dihisap lebih dari 5 menit akan membuat tubuh wanita lebih santai, dapat menghasilkan rantai kimiawi yg akan menghancurkan berbagai hormon penyebab stress.

Beritahu ini kepada pasangan anda sekarang juga! Jangan negatif dulu itu semua dari ilmu kedokteran…